Selasa, 28 November 2017

Perusahaan Syariah

    Ditengah maraknya bisnis berbasis syariah dewasa ini, sistem untuk mengembangkan bisnis masih menggunakan manajemen umum yang berbasis kepada sistem nilai konvensional. Islam sebagai sebuah sistem yang holistik tentunya memiliki indikator indikator manajemen guna mencapai tujuan perusahaan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah perlunya sistem manajemen perusahaan yang berbasiskan maqoshid syariah.

1)  Kesimpulan Menurut Dr.Kuncoro Hadi, S.T., M.Si.


      1) Implementasi faktor agama pada perusahaan adalah sebagai identitas perusahaan islami dengan indikator adanya kepatuhan syariah.

2) Implementasi faktor (nafs) hidup pada perusahaan menjadi peningkatan kualitas sumber daya insani dengan indikator terjaminnya nafs, akal dan keluarga karyawan.
3) Implementasi faktor akal pada perusahaan menjadi sistem organisasi dengan indikator penggunaan manajemen islami.
4) Implementasi faktor keturunan pada perusahaan menjadi keberkahan dan keuntungan dengan indikator tidak melakukan kecurangan dalam usahanya.

     Tujuan perusahaan islami adalah tercapainya maqoshid syariah yang memiliki lima faktor, yaitu pencapaian agama, meningkatkan kualitas sumber daya insani (SDI), meningkatkan kualitas ilmu, meningkatkan kualitas keturunan dan meningkatkan kuantitas kekayaan. Namun ilmu manajemen perusahaan yang ada dewasa ini hanya mengantarkan kepada tujuan peningkatan kuantitas kekayaan saja. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah perlu adanya sistem manajemen perusahaan islami yang berbasis maqoshid syariah.


2)  Kesimpulan Menurut Dr.Kuncoro Hadi, S.T., M.Si.


    1. Agama adalah suatu hal yang mendasar. Agama menjadi petunjuk dan penjelas dalam menjalankan aktifitas manajemen bisnis, sehingga dapat sebagai pembeda tentang bisnis yang halal dan haram. Wujud implememtasinya adalah bahwa dalam berbisnis tidak diperkenankan melanggar syariah. Variabel agama ini menjiwai empat variabel lainnya.

2. Hal yang logis dari mempertahankan kehidupan (nafs) adalah dengan mengkonsumsi sesuatu yang halal dan baik. Dalam perspektif perusahaan mempertahankan keberlangsungan perusahaan dengan memenuhi input komsumsinya yaitu penjualan
3. Ilmu adalah suatu alat untuk mendefinisikan hingga mengembangkan sesuatu yang ada. Ilmu dalam perspektif manajemen perusahaan adalah alat untuk mengembangkan organisasi perusahaan guna mencapai visi perusahaan
4. Variabel keturunan adalah suatu bentuk hasil, dalam perspektif perusahaan adalah meningkatnya keuntungan yang disertai dalam dengan keberkahan
5. Variabel harta dalam perspektif perusahaan laksana suatu darah yang mengalirkan makanan kepada variabel vaiabel lainnya, sehingga yang menjadi penting dalam variabel harta adalah rasio kecukupan
.
    Bank syariah sampai saat ini belum bisa terlepas dari pengaruh bank konvensional. Padahal sistem keuangan Islam dan sistem keuangan konvensional tidak memiliki hubungan, bahkan nilai – nilai yang terkandung dalam kedua sistem tersebut bertolak belakang. Nilai yang diterapkan pada perbankan syariah seharusnya adalah nilai Islam secara murni. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknologi (sistem) yang digunakan perbankan syariah saat ini, apakah sudah mencerminkan nilai Islam sebenarnya atau belum. Pada akhir penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa teknologi yang digunakan perbankan syariah di Indonesia saat ini, ternyata masih menggunakan teknologi perbankan konvensional. Hal tersebut terlihat dari beberapa hal, diantaranya teknis pembiayaan dan perekrutan sumber daya insaninya.

3) Kesimpulan Menurut Dr.Kuncoro Hadi, S.T., M.Si.


    1. Teknologi yang digunakan oleh perbankan

syariah di Indonesia saat ini masih
menggunakan teknologi perbankan
konvensional. Hal ini terbukti dari :
a. Masih dominannya pembiayaan
murabahah dibandingkan dengan
pembiayaan mudharabah atau
musyarakah.
b. Sumber daya insani yang digunakan oleh
perbankan syariah mayoritas berasal dari
bank konvensional dan tidak memiliki
background pendidikan perbankan
syariah.
c. Karyawan yang berasal dari bank
konvensional atau tidak memiliki


Daftar Pustaka


1) Hadi, K.(2012). Implementasi Maqoshid Syariah Sebagai Indikator Perusahaan Islami. SERI PRANATA SOSIAL, 1(3), 140-150.

2) Hadi, K.(2013). Manajemen Perusahaan Berbasis Maqoshid Syariah. SERI PRANATA SOSIAL, 2(1), 39-46.

3) Syafei, A. W., Widuhung, S. D.,& Hadi, K. (2013). Penerapan Teknologi (Sistem) Berbasis Islam pada Bank Syariah di Indonesia. SERI PRANATA SOSIAL, 2(1), 1-11.


2 komentar:

Kepemimpinan

KELOMPOK : SALMAN AL FARIZI Ahmad Fatral AlGhaes    Assalamu'alaikum wr.wb. Video ini berisi tentang bagaimana kita menjadi p...